life is tough, so calm down..

Its all about me

Archive for the tag “cerita”

#NHW1 Ilmu di Universitas Kehidupan

Apaan tuh? hehehe..

Kenapa gitu tiba2 jadi ngebahas Ilmu di Universitas Kehidupan? ya ituuu.. karena ada NHW 1 alias NiceHomeWork 1 dari IIP Batch #5 #Depok3.

Yups.. akhirnya gabung juga dikelas #Martikulasi Institut Ibu Profesional 😀 Semangat mim..

materi minggu pertama kemarin, kami dapat terkait Adab Menuntut Ilmu. kena banget ni tamparan dimateri ini. jadi ketika kita bergabung dengan komunitas ataupun kelas/grup terkait ilmu, kita harus paham dulu adabnya, bagaimana cara bersikap didalam kelas. Salah satu quote Bu Septi yang disampaikan dikelas:

Karena ILMU itu adalah prasyarat untuk sebuah AMAL, maka ADAB adalah hal yang paling didahulukan sebelum ILMU.

Oia.. lanjut terkait #NHW1, ini ni pertanyaannya yg bikin galau dan akhirnya konsultasi ke Paksuami sebelum nulis..

Ilmu di Universitas kehidupan ini mim mengarahnya ke ilmu manajemen diri terutama emosi 😀 Apa itu? koq bisa muncul? ahahaha..

Akupun kaget, tapi ini hasil diskusi sama Paksuami 🙂 rupanya beliau melihat manajemen diri terutama manajemen emosi mim masih kacau, masih butuh banyak kata sabar hihihi..

Keliatan sih klo yang udah kenal dekat, walaupun sebenarnya jauuuuuh sudah lebih kalem dibandingkan ketika masih sekolah dulu. Mim bahkan dikenal sebagai preman eh seksi disiplin eh kadang ketua kelas juga dari SMP karena saking galaknya heuheuheu..

Lanjut ngerjai PR yak. ini dia..

Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini

Finally bisa menjawab dengan Bismillah, Ilmu Manajemen Emosi buat mim. sabar neng hehehe.. Emosi mim ini lebih ke komunikasi verbal, hanya komunikasi verbal.

Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut

Paksuami melihat emosi mim kadang belum bisa terkontrol dengan baik. Mungkin salah satu efek lelah dikantor maupun dirumah (kadang malah jadi pembenaran pribadi). Pengen banget anak-anak bisa lepas dari omelan emak satu-satunya ini. Padahal menurut banyak buku ilmu pengasuhan anak, sekali ngomel ke anak-anak, maka  1 milyar jaringan neuron di otak anak akan rusak. udah tau kya gitu, tapi tetap aja ngomel #plaaak lari kepojokan hihihi..

Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut

  1. Pernah mengikuti kelas PSPA barengan dengan suami dan ini “ngena” banget untuk bisa mengkontrol emosi. jadi lebih kalem tapi belum bisa sepenuhnya.
  2. Mengikuti kelas lanjutan PSPA, yaitu PDA. Ada jadwal di Oktober 2018 untuk lokasi Depok. Mudah2n bisa berjodoh.
  3. Mencoba mengenali diri sendiri lagi, mencari celah untuk beristirahat jika memang merasa lelah. Kadang-kadang memaksakan kondisi disaat sudah “tinggi” sadar akan jatuh tapi tetap aja dilanjutkan.
  4. Membaca-baca kembali buku-buku pengasuhan anak, bergerak lagi. selama ini sudah mulai malas membaca materi2 parenting, padahal anak akan nambah 1 lagi hehehe..
  5. Ikut seminar parenting, berbagi bersama ibu-ibu keren lainnya di grup martikulasi, sehingga bisa mendapatkan pencerahan diri.

Berkaitan dengan adab menuntut ilmu,perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut

  1. Berusaha lebih bersabar.. berusaha lebih terbuka dalam berkomunikasi. selama ini masalah komunikasi emang jadi masalah mendasar. kayanya mim tipe yg agak sulit berkomunikasi ke Paksuami maupun anak-anak. jadi jatuhnya malah marah-marah hihihi..
  2. Berusaha mendengarkan Paksuami dan anak-anak lebih sering.

Sejauh ini, baru itu yang kepikiran didalam hati mim. mudah-mudahan akan menjadi pencerahan dimasa yang akan datang. menjadi pribadi, istri serta ibu yang lebih baik dimasa yang akan datang. amiiin.. ^^

Catatan Sekolahnya Orang Tua – PSPA Part II (Mba Liez)

PART II.. Tulisan dari mba Dewi Liez, sebagai pengingat dan tersimpan rapih disini

2. BELAJAR

Pelajaran terbesar didapat anak dari keluarganya. Kebaikan (positif) atau keburukan (negative). Anak sampai usia 18tahun, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Artinya:

  1. 86% mereka habiskan waktu di rumah,
  2. 14% sisanya disekolah & lingkungan.

Berkaca dari hal di atas, cobalah kita tengok. Anak senang saat berada di mana? Di rumah atau di luar rumah? (sekolah dan lingkungan). Jika anak-anak lebih nyaman berada di sekolah, ada apa dengan rumahnya? Jika anak lebih betah berada di lingkungannya (di luar rumah). Artinya ada hal yang membuatnya tidak nyaman berlama-lama di rumah.

Tahukah, Ayah Ibu, bahwa sebenarnya waktu terbanyak mereka habiskan di rumah saat usia Setelah itu secara de facto. Mereka bukan lagi anak-anak yang bisa dengan bebas kita intervensi. Intervensi orangtua terhadap anak bisa dilakukan seperti berikut:

  • Usia anak < 12 tahun (s/d kelas 6 SD): 100%
  • Usia anak 12 – 15 tahun (kelas 7-9): 60%, mulai ada pengaruh lingkungan. Anak mulai punya hak privacy. Remaja tak mau selalu ditempel orangtuanya.
  • Usia anak 15 – 18 tahun (SMU): 40%, makin besar lagi pengaruh luar terhadap anak.
  • Usia anak 18 – 23 tahun (kuliah): 0%,sangat kecil, bahkan tidakada intervensi kepada anak jika anak kuliahnya ngekost.

Saat anak menikah, tidak ada lagi intervensi orangtua terhadap anak. Karena keluarga anaklah yang lebih berhak (istri dan anak-anaknya). Semua anak, banyak belajar dari rumah. Salah satunya banyak bertanya pada ayah ibu. Read more…

ECB dan Inspirasinya

Mengapa gizi sebuah buku melebihi menonton tv, bermain game online atau hal lain yang kita peroleh dari telinga dan mata?
Sebab, hanya lewat membaca bukulah kita mampu menumbuhkan saraf-saraf di kepala kita. Aktivitas membaca buku juga menggabungkan banyak aktivitas penting yang lain, seperti mendekatkan diri kita dengan anak (mendongeng). jadi, daripada memberikan anak-anak kita tontonan (baby tv, etc) ataupun gadget (hp, tab, laptop) untuk bermain game, mari kita ajak anak2 kita membaca buku.. (^.^) v

emak cinta buku, uhuuuuuuy..

—————–> kata-kata inspirasi <—————-

Kau mungkin punya harta tak berhingga tumpukan emas dan permata. Aku tak kan pernah lebih kaya darimu, tapi aku punya Ibu yang membacakan buku untukku” —Stricklan Gillilan

“Membacakan buku untuk anak merupakan satu aktivitas terpenting untuk membangun pengetahuan dan keterampilan yang mereka perlukan untuk belajar membaca” —Marilyn Jager Adams

“Ada banyak cara kecil untuk meluaskan dunia anak-anak. Cinta buku adalah yang terbaik dari segalanya” —Jacqueline Kennedy

“Buku apapun yang membantu seseoran anak membentuk kebiasaan membaca, menjadikan membaca kebutuhannya yang mendalam dan tiada habis, adalah buku yang baik baginya” —Maya Agelou

“Harta karun didalam sebuah buku lebih banyak daripada hasil rampasan diseluruh kapal bajak laut Pulau Harta” —Walt Disney

“Aku rasa, televisi itu sangat mendidik. Begitu seseorang menyalakannya, aku pergi ke perpustakaan dan membaca buku” — Groucho Marx

Read more…

Anak dan Buku

Dinda with WWP and walter

Dinda with WWP and walter

Kegilaan Mim soal buku dan membuat Dinda juga cinta buku adalah hal yang ga usah dibuat heran.. karena harta terbesar yang mim punya dengan nilai lunas (karena rumah dan mobil adalah kreditan hehe..) adalah buku-buku milik Mim dan Dinda. Lebih mahal dari motor bahkan berkali-kali lipat klo dijumlah hihihi.. kalau ada uang lebih dan itu bisa dibelajakan makaaaa buku adalah pilihan pertama, baru setelah itu belanja layaknya perempuan-perempuan lainnya seperti baju atau perhiasan atau alat make-up (well yang terakhir harusnya ga disebut soalnya pake bedak aja cuma klo kondangan hihihi..). Read more…

Happy 2nd Birthday Adinda

postingannya telat dan udah terlalu lama ga nulis karena faktor M. ya M.. m-a-l-e-s hahaha.. haaadoooohh.. maafkan ini karena kerjaan lagi numpuk puk puk.. 😀 *alesan*

IMG_20131027_071526Alhamdulillah tanggal 27 Oktober 2013 lalu, Adinda Riema Aqilah Myiesha telah berumur 2 tahun. tak terasa yaaaa.. cepat banget besarnya Kakak Dinda yang sekarang lebih memilih dipanggil Kakak Echa :P. perkembangannya alhamdulillah sangat bagus, bahkan kadang membuat kami geleng-geleng kepala, kya: Read more…

Post Navigation