life is tough, so calm down….

cuma dan hanya menyalurkan hobi gw ^_^

Archive for the month “February, 2015”

Catatan Sekolahnya Orang Tua – PSPA Part II (Mba Liez)

PART II.. Tulisan dari mba Dewi Liez, sebagai pengingat dan tersimpan rapih disini

2. BELAJAR

Pelajaran terbesar didapat anak dari keluarganya. Kebaikan (positif) atau keburukan (negative). Anak sampai usia 18tahun, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Artinya:

  1. 86% mereka habiskan waktu di rumah,
  2. 14% sisanya disekolah & lingkungan.

Berkaca dari hal di atas, cobalah kita tengok. Anak senang saat berada di mana? Di rumah atau di luar rumah? (sekolah dan lingkungan). Jika anak-anak lebih nyaman berada di sekolah, ada apa dengan rumahnya? Jika anak lebih betah berada di lingkungannya (di luar rumah). Artinya ada hal yang membuatnya tidak nyaman berlama-lama di rumah.

Tahukah, Ayah Ibu, bahwa sebenarnya waktu terbanyak mereka habiskan di rumah saat usia Setelah itu secara de facto. Mereka bukan lagi anak-anak yang bisa dengan bebas kita intervensi. Intervensi orangtua terhadap anak bisa dilakukan seperti berikut:

  • Usia anak < 12 tahun (s/d kelas 6 SD): 100%
  • Usia anak 12 – 15 tahun (kelas 7-9): 60%, mulai ada pengaruh lingkungan. Anak mulai punya hak privacy. Remaja tak mau selalu ditempel orangtuanya.
  • Usia anak 15 – 18 tahun (SMU): 40%, makin besar lagi pengaruh luar terhadap anak.
  • Usia anak 18 – 23 tahun (kuliah): 0%,sangat kecil, bahkan tidakada intervensi kepada anak jika anak kuliahnya ngekost.

Saat anak menikah, tidak ada lagi intervensi orangtua terhadap anak. Karena keluarga anaklah yang lebih berhak (istri dan anak-anaknya). Semua anak, banyak belajar dari rumah. Salah satunya banyak bertanya pada ayah ibu. Read more…

Post Navigation