life is tough, so calm down..

Its all about me

#NHW2 Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan

Wiiii.. apa lagi ini? Ini tugas kedua yg bikin deg-degan dan hamper ga selesai tepat waktu karena minta indikatornya ke suami dan anak2. Ditambah lagi minggu lalu diklat diluar kantor, weekend mabok dan muntah2 terus, bikin teparlah.

Sampe kantor senin ini langsung cuss ngerjain Peer dulu.

Oia, disebutkan juga klo kunci dari indikator ini adalah SMART yaitu:

  1. SPECIFIK, yaitu unik atau detil;
  2. MEASURABLE, yaitu terukur;
  3. ACHIEVABLE, yaitu bisa diraih, tidak terlalu susah tapi juga tidak terlalu mudah;
  4. REALISTIC, yaitu berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari;
  5. TIMEBOND, yaitu ada batasan waktunya.

Sebelum waktu semakin berkurang, lanjut aja ke indikator untuk mim.

Indikator sebagai individu:

  1. Bisa menjadi ibu yang sempurna buat anak-anak dan istri yang saling melengkapi dengan suami. Ga muluk-muluk dech, berharap bisa memenuhi kriterianya mereka yang inginkan. Secara perlahan tapi pasti ada perubahan yang berarti.
  2. Bisa memuaskan rasa ingin tahu lewat membaca.

Banyak buku yang masih belum sempat dibaca dan ingin dibaca tp terkendala masalah waktu. Kadang me time juga diperlukan sebulan sekali untuk diri sendiri.

Apa lagi ya? Haduh ga bisa mikir wakakakak… ok lanjut ke indikator berikutnya aja ya..

Indikator sebagai seorang istri  ini murni hasil dari pemikiran suami tercintaaaah #cieeeee.. tapi-tapi nanti ada sedikit aku input bagian yang menurutku ada yg perlu penjelasan ahahahaha.. semacam pembenaran diri.

Indikator sebagai seorang istri:

  1. Istri yang patuh dan tunduk terhadap suami.

Karena Surganya istri adalah ditangan suami dan diakhirat nanti, suami memiliki beban berat dan akan di minta pertanggungjawaban atas dosa-dosa anak istr.

Batasannya  selama tidak melenceng dari kaidah Akidah maka istri diwajibkan tunduk.

Indikator nya harus nurut apa yang di katakan suami, tidak boleh membantah.

Ini efek dari istrinya yg keras kepala dech hehehe.. tapi ketika diperjelas apa mim ga nurut, jawabannya “ga, selama ini udah nurut, cuma mengingatkan aja”.

  1. Cium tangan dan kening setiap hari

Kami terkadang memang jarang ketemu dan request nya beliau ya begini ini hihihi.. baiklah.. bismillah klo ketemu harus begini ya yah 😊

  1. Makan Bersama

Gimana mau makan Bersama klo pulangnya jarang2 atau tengah malam hehehe.. tapi insya allah dipenuhi klo kondisinya memang memungkinkan 😉

  1. Istri yang selalu memeluk suami

Simple namun memiliki kesan mendalam ketika istri memeluk suami, seperti hal nya air di tanah yang tandus, menyegarkan .

Efek jarang dipeluk, kebanyakan meluk anak hihihi.. siaaaaap Pak, akan dilaksanakan sesering mungkin ^^

  1. Murah senyum dengan suami dan anak-anaknya,namun tidak dengan orang yang lain.

Hal ini menandakan bahwa istri akan memberikan kenyamanan untuk keluarga.

  1. Sholat berjamaah dengan keluarga untuk memperkuat bonding.
  2. No gadget pada saat moment bersama anak minimal setelah pulang kerja sampai anak menjelang tidur.
  3. Dibatasi nonton drakor tidak boleh sampai larut malam.

Ini butuh penjelasan. Salah satu me time tp jarang koq sampai larut malam karena biasanya malah ketiduran. Efek beberapa kali ketahuan nonton disaat bangun nyusuin hehehe.. nanti dikurangi lagi dech, dan memang dalam seminggu ini cuma sekali aja nontonnya.

  1. Menyiapkan makan atau cemilan menjelang suami pulang kantor.

“Laa haula wa laa quwwata illabillah.. Semoga istiqomah” tambahan dari pak suami.

Insya allah semua bisa dipenuhi pelan-pelan sesuai maunya pak suami. Beberapa hal memang tidak dilakukan karena hampir selama 7 tahun menikah, baru beberapa bulan terakhir ini pak suami stay tinggal dirumah. Biasanya beliau pulang seminggu sekali/dua kali.

Lanjut yaaaa.. indikator sebagai ibu dari 3 anak cilik-cilik dirumah hehehe..

Indikator sebagai seorang ibu:

  1. Di mata Adinda,

Bunda harus bantuin dinda membuat kreasi apapun termasuk membelikan bahan untuk alat kreasinya.

Bunda harus ngajak  dinda sering-sering jalan-jalan paling ga seminggu sekali.

  1. Di mata Rayyan,

Bunda harus nemenin Rayyan tidur, stay disebelahnya, usap-usap badannya sampai tertidur.

Bunda harus bantuin Rayyan membereskan mainan, buku, tanaman dirumah. Ga boleh Rayyan yang membereskan sendiri.

  1. Di mata Razzan,

Bunda harus bisa nyusuin Razzan dimanapun dan kapanpun.

Bunda harus menyiapkan makanan dan cemilan yang banyak buat Razzan karena bayi yang satu ini cepat sekali lapar.

Setiap anak punya indikator tersendiri untuk kebahagian mereka. Insya allah semua bisa dipenuhi walaupun untuk Rayyan agak sulit klo Razzan belum tidur.

Mudah-mudahan indikator ini membuat mim menjadi diri, istri dan ibu yang semakin baik. Paling ga, dari sini, mim jadi tahu apa maunya masing-masing anggota keluarga 😊

Alhamdulillah IIP memberikan pencerahan diri.

#NHW1 Ilmu di Universitas Kehidupan

Apaan tuh? hehehe..

Kenapa gitu tiba2 jadi ngebahas Ilmu di Universitas Kehidupan? ya ituuu.. karena ada NHW 1 alias NiceHomeWork 1 dari IIP Batch #5 #Depok3.

Yups.. akhirnya gabung juga dikelas #Martikulasi Institut Ibu Profesional 😀 Semangat mim..

materi minggu pertama kemarin, kami dapat terkait Adab Menuntut Ilmu. kena banget ni tamparan dimateri ini. jadi ketika kita bergabung dengan komunitas ataupun kelas/grup terkait ilmu, kita harus paham dulu adabnya, bagaimana cara bersikap didalam kelas. Salah satu quote Bu Septi yang disampaikan dikelas:

Karena ILMU itu adalah prasyarat untuk sebuah AMAL, maka ADAB adalah hal yang paling didahulukan sebelum ILMU.

Oia.. lanjut terkait #NHW1, ini ni pertanyaannya yg bikin galau dan akhirnya konsultasi ke Paksuami sebelum nulis..

Ilmu di Universitas kehidupan ini mim mengarahnya ke ilmu manajemen diri terutama emosi 😀 Apa itu? koq bisa muncul? ahahaha..

Akupun kaget, tapi ini hasil diskusi sama Paksuami 🙂 rupanya beliau melihat manajemen diri terutama manajemen emosi mim masih kacau, masih butuh banyak kata sabar hihihi..

Keliatan sih klo yang udah kenal dekat, walaupun sebenarnya jauuuuuh sudah lebih kalem dibandingkan ketika masih sekolah dulu. Mim bahkan dikenal sebagai preman eh seksi disiplin eh kadang ketua kelas juga dari SMP karena saking galaknya heuheuheu..

Lanjut ngerjai PR yak. ini dia..

Tentukan satu jurusan ilmu yang akan anda tekuni di universitas kehidupan ini

Finally bisa menjawab dengan Bismillah, Ilmu Manajemen Emosi buat mim. sabar neng hehehe.. Emosi mim ini lebih ke komunikasi verbal, hanya komunikasi verbal.

Alasan terkuat apa yang anda miliki sehingga ingin menekuni ilmu tersebut

Paksuami melihat emosi mim kadang belum bisa terkontrol dengan baik. Mungkin salah satu efek lelah dikantor maupun dirumah (kadang malah jadi pembenaran pribadi). Pengen banget anak-anak bisa lepas dari omelan emak satu-satunya ini. Padahal menurut banyak buku ilmu pengasuhan anak, sekali ngomel ke anak-anak, maka  1 milyar jaringan neuron di otak anak akan rusak. udah tau kya gitu, tapi tetap aja ngomel #plaaak lari kepojokan hihihi..

Bagaimana strategi menuntut ilmu yang akan anda rencanakan di bidang tersebut

  1. Pernah mengikuti kelas PSPA barengan dengan suami dan ini “ngena” banget untuk bisa mengkontrol emosi. jadi lebih kalem tapi belum bisa sepenuhnya.
  2. Mengikuti kelas lanjutan PSPA, yaitu PDA. Ada jadwal di Oktober 2018 untuk lokasi Depok. Mudah2n bisa berjodoh.
  3. Mencoba mengenali diri sendiri lagi, mencari celah untuk beristirahat jika memang merasa lelah. Kadang-kadang memaksakan kondisi disaat sudah “tinggi” sadar akan jatuh tapi tetap aja dilanjutkan.
  4. Membaca-baca kembali buku-buku pengasuhan anak, bergerak lagi. selama ini sudah mulai malas membaca materi2 parenting, padahal anak akan nambah 1 lagi hehehe..
  5. Ikut seminar parenting, berbagi bersama ibu-ibu keren lainnya di grup martikulasi, sehingga bisa mendapatkan pencerahan diri.

Berkaitan dengan adab menuntut ilmu,perubahan sikap apa saja yang anda perbaiki dalam proses mencari ilmu tersebut

  1. Berusaha lebih bersabar.. berusaha lebih terbuka dalam berkomunikasi. selama ini masalah komunikasi emang jadi masalah mendasar. kayanya mim tipe yg agak sulit berkomunikasi ke Paksuami maupun anak-anak. jadi jatuhnya malah marah-marah hihihi..
  2. Berusaha mendengarkan Paksuami dan anak-anak lebih sering.

Sejauh ini, baru itu yang kepikiran didalam hati mim. mudah-mudahan akan menjadi pencerahan dimasa yang akan datang. menjadi pribadi, istri serta ibu yang lebih baik dimasa yang akan datang. amiiin.. ^^

Update! AriFams

Assalamualaikum..

Akhirnya setelah sekian lama, update anggota hohoho..

Tambah 1 personil ni, namanya M. Razzan A. Wicaksono 😍 pas maulid nabi ini dia tepat 1 tahun, tp klo menurut kalender masehi 12 Desember 😁

Edisi foto keluarga didalam mobil pas parkir didepan rumah hehehe.. 😊

Salam keren dari AriFams 😘

Razzan si Bayi 9M2W

Hayooo Razzan, bolak balik bukunyaaaa.. bunda temani loh.. 😉

mau cerita ni, bisa dibilang Razzan ini “agak telat” suka bermain dengan buku.. 😂

Koq bisa anak 9m dibilang agak telat?

Ya memang agak telat kalau dibandingkan dengan kakaknya yang sejak umur 7m udah mulai bisa mengendalikan diri untuk tidak merobek buku, atau masnya yang suka banget dibacain buku sejak 8m (dia butuh waktu sampai 3y untuk tahan tidak menyobek buku) 😁

Razzan baru perduli dan tertarik dengan buku akhir-akhir ini. baru sekedar tertarik loh yaaa 😊 belum suka dibacain 😄 klo dibacain pasti ngeloyor pergi, terus yang datang malah kakak dan masnya hehehe..

Maklum deh bayiiiiii unyu2 😁 butuh waktu lebih dibandingkan saudaranya, tapi yang pasti bundanya ga boleh melewatkan masa keemasannya 💪😉

#Razzan
#HaloBalita
#BermainSebelumTidur
#PojokBacaDinda

Hantaran Lebaran

Persiapan hantaran nanti hihihi.. Kemasan baru, lucuuuu.. Harga cuma beda 5rb dari yang toples biasa 😁

View on Path

Post Navigation