life is tough, so calm down….

cuma dan hanya menyalurkan hobi gw ^_^

Investasi Masa Depan

selama ini selalu nulis segala hal yang sifatnya untuk diri sendiri, terkait diri sendiri, curhatan diri sendiri dan segala sesuatu yang ada hubungannya dengan diri sendiri.. tapi mim bukan #anakalay walaupun semua informasi yang ada disini ga guna hehehe.. ga guna buat kalian yang baca, tapi guna buat diri sendiri #again zzzzzzz.. =))

hari ini, mim mau agak sedikit serius #eh #jieeee.. mau membicarakan soal investasi, walaupun tetep aja terkait dengan investasi yang dilakukan dikeluarga kecil mim #hahahaha.. okok, serius! kalau mim tanya soal investasi, apa yang ada dibenak kalian? em.. sudah ada dibenak kalian kah?

kalau menurut Wikipedia, “Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan.”

kalau berkaitan dengan keuangan dan ekonomi maka pasti yang ada dibenak kamu adalah emas, reksadana (syariah, saham, campuran dll), USD$, properti daaaaannn seteruuuusssnya. bisa panjang ini kalo diterusin hahaha..

tapi buat yang sudah menikah dan berencana punya momongan bahkan sudah punya momongan, pernah ga kamu memikirkan investasi masa depan yang paling penting, yaitu anak. sebuah investasi jangka panjang dan investasi hidup yang harus dijaga dengan baik. investasi bagi kedua orang tuanya, investasi yang akan mendoakan orang tua nya kelak, dan tentunya itu merupakan investasi akhirat.

jika diibaratkan dengan investasi keuangan, contohnya reksadana maka kita akan menyerahkan sejumlah nilai rupiah tertentu yang sudah didisetujui untuk dibantu dikelola oleh orang lain/lembaga lain/kita sendiri sebagai investor. pada akhirnya nanti kita mengharapkan investasi ini akan menghasilkan return atau nilai kembali yang besar/menguntungkan.

hal ini juga yang berlaku untuk seorang anak. mim sebagai orangtua bebas menentukan bagaimana cara mengelola Dinda sebagai “nilai” yang telah disetujui untuk dibantu dikelola  orang lain (mba pengasuhnya) dan dilanjutkan neneknya disore hari sampai mim akhirnya pulang setelah kerja seharian. pilihan ini tentu memimbulkan banyak konsekuensi, karena seharunya seorang ibu yang wajib mengajarkan, menemani dan menjaga anaknya, bukan pengasuh ataupun keluarga. konsekuensi ini pula yang membuat mim ga berdiam diri. dalam melakukan investasi, pasti kita akan memilih jenisnya, maka dalam hal ini mim pun memilih banyak cara/tipe untuk diterapkan dan wajib dilaksanakan oleh mba pengasuhnya ataupun keluarga.

kedekatan keluarga kecil itu penting! manfaatkan waktu bersama #SamaSamaNarsis #hahaha..

selain juga pemilihan investasi, ada juga yang namanya pemilihan jenis investasi. jika kita menginvestasikan uang di reksanadana, kita pasti akan memilih jenisnya sesuai kebutuhan, mau yang pasar uang, obligasi atau mungkin campuran. investasi yang mim lakukan pada Dinda menggunakan beberapa jenis, seperti metode Baby Led Weaning (BLW) untuk kemandirian sejak Dinda 6 bulan, metode membatasi menonton TV sampai usia 4 tahun, metode non-gulgar di makanan Dinda sampai usia 2 tahun, sampai ke metode memberikan berbagai jenis buku sejak Dinda masih dikandungan.

nge-mall di toko buku

untuk mendapatkan return yang besar dalam berinvestasi, cara dan metode tersebut juga harus ditunjang dengan pengelolaan yang baik dan sungguh-sungguh, sehingga hasilnya akan bagus dan mengembirakan. dalam hal ini mim dan suami tidak main-main, kami mencoba menyiapkan segala hal secara terperinci dan runut #eh #inisihbundanyaaja #emak2rempong. mim dan suami sadar, waktu kami untuk Dinda terbatas, tapi bukan berarti kami tidak mempunyai waktu luang yang bermanfaat. sebisa mungkin waktu yang ada kami manfaatkan untuk membaca buku bersama. mim mencoba merasuki Dinda dengan hobi yang sama, yaitu baca buku. kalau perempuan lain senang belanja baju, sepatu, tas, kosmetik dll, mim lebih memilih kegandrungan buku. mim sampai ga bisa menahan diri untuk  belanja, yup! belanja buku (^.^)v saat ini Dinda pun saat ini demikian, kecintaanya pada buku semakin hari semakin kuat. bahkan sengantuk apapun Dinda, kalau sudah tertarik dengan 1 buku, maka dia akan terus meminta dibacakan bukunya sampai selesai.

Tahukah bunda kalau membaca merupakan tahap penting dalam proses perkembangan anak?
Tahukah ayah kalau membaca merupakan gerbang pertama untuk menuju proses pembelajaran yang lebih kompleks?
Tahukah ayah dan bunda kalau membaca merupakan suatu cara untuk memelihara tingkat pengetahuan dan menambah pengetahuan baru?
yang ingin mim tegaskan, banyak orang tua yang menyerahkan pengasuhan anaknya pada orang lain (pengasuh/asisten rumah tangga/keluarga) tanpa mempertegas apa yang mereka mau untuk mengembangkan jati diri anaknya, mengembangkan perilaku anaknya, memberi dasar dari perkembangan otaknya dan masa keemasan anaknya. banyak hal yang bisa kita lakukan walaupun semuanya itu diserahkan kembali kepada orang tua, tetapi alangkah baiknya jika anak-anak yang sedang dalam masa keemasan tumbuh kembangnya diberikan stimulasi yang baik sehingga bisa menjadi anak baik pula. tidak selalu dengan memberikan tontonan tv (walaupun untuk baby), tidak selalu mengiyakan memberikan makanan yang belum seharusnya diberikan walaupun oleh keluarganya sendiri, tidak selalu bergantung kepada pada orang lain (pengasuh/asisten rumah tangga/keluarga) dan tidak selalu lainnya. mim iri dengan IRT yang bisa mendidik, menjaga, mengasuh, mengurus, membesarkan, mengantarkan sekolah anaknya. tapi apa daya, saat ini mim belum bisa seperti itu. berharap suatu saat nanti bisa bekerja dari rumah, menjadi pengusaha sekaligus mengurus anak sendiri dan memiliki perpustakaan pribadi.
374623_10151556336094246_1978784523_n
diakhir tulisan ini, ada hal yang ingin mim pertanyakan bahkan untuk diri mim sendiri.

sudah sejauh apa kita memberikan pengasuhan yang terbaik untuk anak tercinta? apakah investasi yang ditanamkan sudah menggunakan metode yang paling menguntungkan? apakah telah dikelola oleh orang yang tepat? apakah hasilnya akan optimal dan menguntungkan? dan siapkah jika ternyata kita harus merugi?

Allah memberikan kita kesempatan untuk mendidik, menjaga, mengasuh, mengurus, membesarkan, mengantarkan menuju jenjang yang lebih tinggi, karena Allah percaya bahwa kita mampu untuk menerima titipannya. tidak semua orang tua bisa diberikan keistimewaan ini, jadi apakah kita masih berani untuk mengecewakan-Nya? mim dan suami jelas tidak akan berani seperti itu. mim sayang Dinda karena Allah sayang Dinda  ^^

Single Post Navigation

8 thoughts on “Investasi Masa Depan

  1. Betul sekali investasi buat anak adalah investasi yang terbaik, hasilnya masih kita nikmati walaupun kita sudah tiada di dunia.
    Dinda sudah besar ya, dulu ketemu waktu masih 7 bulan (dalam kandungan), hehe
    Semoga Dinda sehat selalu.

  2. Dikira membahas benar investasi bener, tau nya ya memang investasi yang sebenarnya, untuk dunia dan akherat …
    Setuju sekali ;p
    Wajib diikuti jejaknya, investasi yang bermanfaat bagi diri sendiri,keluarga, anak yang bersangkutan, masyarakat serta yang lebih luas bagi nusa dan bangsa ;)

  3. ardisragen on said:

    wah nice posting kk mima.. bookmark dulu ah.. bacaan wajib buat masa depan nih *senggol calon istri buat baca juga* :)

  4. Betul sekali ….
    Tapi gak ada salahnya juga kan buat investasi dunia :)
    Kalo saya sih investasi di saham
    Monggo sekalian dicek Cara Belajar Main Saham

    Thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: